Senin, 29 November 2010

Teknologi Sistem informasi di dunia Pendidikan

Perkembangan Teknologi Sistem informasi di dunia Pendidikan
Dalam kehidupan suatu Negara, Pendidikan memegang peranan yang amat penting untuk menjamin kelangsungan hidup Negara dan Bangsa, karena Pendidikan merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas Sumber Daya manusia. Seiring dengan perkembangan Teknologi Komputer dan Teknologi Informasi, sekolah-sekolah di Indonesia sudah waktunya mengembangkan Sistem Informasi, agar manajemennya mampu mengikuti perubahan jaman.
Mengapa diperlukan penerapan Teknologi Sistem Informasi?
Karena untuk menunjang proses pendidikan yang telah menjadi kebutuhan bagi lembaga pendidikan di Indonesia.
Apa manfaat dari perkembangan Teknologi Sistem Informasi?
Teknologi Sistem Informsi digunakan untuk mengolah data, memproses, mendapatkan, menyusun, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi. . Perkembangan Teknologi Sistem Informasi dapat meningkatkan kinerja dan memungkinkan berbagai kegiatan dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat dan akurat, sehingga akhirnya akan meningkatkan produktivitas manajemen pendidikan. Keberhasilan dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas bagi manajemen pendidikan akan ikut menentukan kelangsungan hidup Lembaga Pendidikan itu sendiri.
Perkembangan Teknologi Sistem Informasi memperlihatkan bermunculannya berbagai jenis kegiatan yang berbasis teknologi ini. Kehidupan saat ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan teknologi.
Apabila kita tidak mempercepat penerapan Teknologi Sistem Informasi lembaga Pendidikan, maka akan memperlambat kelancaran Pendidikan dalam menghadapi persaingan global.
Pemanfaatan Teknologi Sistem Informasi juga telah merambah di dunia Pendidikan. Pemanfaatan Teknologi Sistem Informasi diperuntukkan bagi peningkatan kinerja Lembaga Pendidikan atau akademis dalam mengupayakan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia Indonesia dan bermanfaat dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengjar. Guru dan pengurus sekolah tidak lagi disibukkan oleh pekerjaan operasional, yag sesungguhnya dapat digantikan oleh komputer.
Dengan demikian dapat memberikan keuntungan dalam efisiesi waktu dan tenaga. Contohnya dalam sistem penjadwalan yang harus dilakukan setiap awal semester. Biasanya kita membutuhkan waktu lama untuk menyusun penjadwalan. Baik penjadwalan mata pelajaran sekolah, pemesanan hari libur masing-masing guru dalam satu minggu masa mengajar.
Fungsi dari Teknologi Sistem Informasi adalah untuk menjamin kualitas pendidikan di Indonsia. Pemanfaatan Teknologi Sistem Informasi dalam proses Pendidikan, yaitu dengan sasaran yag secara cermat dipilih, bahan untuk mengajar yang berkualitas, serta metodologi pengaaran yang tepat, mampu mendukung proses pemerataan dan mengurangi kesenjangan antar tiap daerah.

Sabtu, 27 November 2010

Sistem Informasi (teknologi)

Pemerintah Korea Selatan (Korsel) dan Indonesia sepakat membangun sistem penyebaran informasi bencana alam di enam wilayah rawan bencana di Indonesia

Oleh karena itu, Korea International Cooperation Agency (KOICA) menghibahkan US$ 3 juta kepada Departemen Komunikasi dan Informasi (Depkominfo) Indonesia guna membangun sistem manajemen bencana.
Enam lokasi proyek percontohan sistem informasi bencana (DISS) berada di Aceh, Bengkulu, Banten, Yogyakarta, Kupang dan Ambon. Kerjasama antara KOICA dan Depkominfo berlangsung sejak 2008 hingga Agustus 2010 mendatang.
Kerjasama sistem informasi bencana ini melibatkan pemangku kepentingan seperti Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), BNPB, LIPI, Kementerian Ristek, BPPT, operator telekomunikasi Telkomsel serta lembaga penyiaran publik RRI dan TVRI.
President KOICA Indonesia , Lee Jong Seong, menyatakan sebagai wilayah yang rawan bencana, Indonesia membutuhkan teknologi yang mampu menyebarkan informasi mengenai bencana dengan cepat dan akurat.
"Tujuannya meminimalisir dampak kerusakan dan korban jiwa akibat bencana," kata Lee pada Seminar dan Workshop Pembangunan Sistem Penyebaran Informasi dan Bencana Nasional di Departemen Komunikasi dan Informasi, Jumat, 11 Desember 2009.
Sistem informasi bencana, ujar Lee, dimulai dari informasi BKMG secara cepat dan akurat. Selanjutnya akan disebar melalui sistem penyiaran, radio dan televisi serta jaringan internet.
Kerjasama KOICA dan Pemerintah RI melalui Depkominfo juga melaksanakan pelatihan pengoperasian sistem penyebaran informasi bencana di Korea.
Kepala Badan Informasi Depkominfo , Freddy Tulung, mengungkapkan sistem manajemen bencana membantu penyebaran informasi saat bencana. "Sistem ini berhubungan erat dengan akses teknologi dan kesiapan masyarakat," ujarnya.
Freddy menjelaskan, aplikasi manajemen sistem informasi bencana di Indonesia berbeda jauh dengan yang terjadi di Korea Selatan. Pasalnya, 90 persen masyarakat Korsel dapat mengakses teknologi (radio,televisi, internet, dan sebagainya).
"Tidak demikian dengan Indonesia yang tingkat akses teknologinya masih rendah," kata Freddy.
Untuk itu, sistem penyebaran informasi mengenai bencana di Indonesia memadukan akses teknologi dan jaringan sosial. Ke depan, kata Freddy, teknologi sistem pengembangan manajemen bencana akan dilakukan untuk penanganan segala macam bencana, seperti banjir dan tanah longsor.
Pendapat : dengan adanya system pembayaran bencana alam ini memudahkan bantuan bencana dari Negara-negara besar dan meringankan beban untuk lokasi yang terjadi bencana.

Sistem Informasi (teknologi)

PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM
AUDIT SISTEM INFORMASI KOMPUTERISASI AKUNTANSI
Pesatnya perkembangan peradaban manusia dewasa ini, seiring dengan penemuan
dan pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang informasi dan komunikasi yang
mampu menciptakan alat-alat yang mendukung perkembangan Teknologi informasi,
mulai dari sistem komunikasi sampai dengan alat komunikasi yang searah maupun
dua arah (interaktif). Perkembangan cara penyampaian informasi yang dikenal
dengan istilah Teknologi informasi atau Information Technology (IT) bisa
dikatakan telah merasuki ke segala bidang dan ke berbagai lapisan masyarakat
dalam kehidupan, karena dengan dukungannya membuat organisasi/instansi dan
individu/perseorangan dalam kancah dunia bisnis merasa memiliki keunggulan
kompetitif (daya saing) luar biasa khususnya dalam mengaudit sistem informasi
akuntansi yang berbasis pada komputerisasi guna membantu meningkatkan
penyediaan informasi agar dapat mendukung proses pengambilan keputusan yang
akan dilakukan oleh manajemen dalam mengembangkan sistem yang ada maupun
dalam menyusun suatu sistem yang baru menggantikan sistem yang lama secara
keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada serta untuk perencanaan dan
pengendalian operasi perusahaan sehingga senantiasa memiliki sinergi untuk eksis
dalam dunia bisnis.
Teknologi informasi, audit sistem informasi komputerisasi akuntansi.

Pendapat : Peranana Teknologi untuk audit system informasi komputerlisasi akuntansi memang sangat penting Perkembangan perdaban manusia dewasa ini sudah jauh lebih berkembang dari zaman ke zaman.

Sistem Informasi (teknologi)

SISTEM INFORMASI MANAJAMEN DALAM PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DI DUNIA
KOMPUTER
Tidak dapat disangkal bahwa salah satu penyebab utama terjadinya era globalisasi yang datangnya lebih cepat dari dugaan semua pihak adalah karena perkembangan pesat teknologi informasi. Implementasi internet, electronic commerce, electronic data interchange, virtual office, telemedicine, intranet, dan lain sebagainya telah menerobos batas-batas fisik antar negara. Penggabungan antara teknologi komputer dengan telekomunikasi telah menghasilkan suatu revolusi di bidang sistem informasi. Data atau informasi yang pada jaman dahulu harus memakan waktu berhari-hari untuk diolah sebelum dikirimkan ke sisi lain di dunia, saat ini dapat dilakukan dalam hitungan detik.
Tidak berlebihan jika salah satu pakar IBM menganalogikannya dengan perkembangan otomotif sebagai berikut: “seandainya dunia otomotif mengalami kemajuan sepesat teknologi informasi, saat ini telah dapat diproduksi sebuah mobil berbahan bakar solar, yang dapat dipacu hingga kecepatan maximum 10,000 km/jam, dengan harga beli hanya sekitar 1 dolar Amerika !”. Secara mikro, ada hal cukup menarik untuk dipelajari, yaitu bagaimana evolusi perkembangan teknologi informasi yang ada secara signifikan mempengaruhi persaingan antara perusahaan-perusahaan di dunia, khususnya yang bergerak di bidang jasa. Secara garis besar, ada empat periode atau era perkembangan sistem informasi, yang dimulai dari pertama kali diketemukannya komputer hingga saat ini. Keempat era tersebut (Cash et.al., 1992) terjadi tidak hanya karena dipicu oleh perkembangan teknologi komputer yang sedemikian pesat, namun didukung pula oleh teori-teori baru mengenai manajemen perusahaan modern. Ahli-ahli manajemen dan organisasi seperti Peter Drucker, Michael Hammer, Porter, sangat mewarnai pandangan manajemen terhadap teknologi informasi di era modern. Oleh karena itu dapat dimengerti, bahwa masih banyak perusahaan terutama di negara berkembang (dunia ketiga), yang masih sulit mengadaptasikan teori-teori baru mengenai manajemen, organisasi, maupun teknologi informasi karena masih melekatnya faktor- faktor budaya lokal atau setempat yang mempengaruhi behavior sumber daya manusianya. Sehingga tidaklah heran jika masih sering ditemui perusahaan dengan peralatan komputer yang tercanggih, namun masih dipergunakan sebagai alat-alat administratif yang notabene merupakan era penggunaan komputer pertama di dunia pada awal tahun 1960-an.
ERA KOMPUTERISASI Periode ini dimulai sekitar tahun 1960-an ketika mini computer dan mainframe diperkenalkan perusahaan seperti IBM ke dunia industri. Kemampuan menghitung yang sedemikian cepat menyebabkan banyak sekali perusahaan yang memanfaatkannya untuk keperluan pengolahan data (data processing). Pemakaian komputer di masa ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi, karena terbukti untuk pekerjaan-pekerjaan tertentu, mempergunakan komputer jauh lebih efisien (dari segi waktu dan biaya) dibandingkan dengan mempekerjakan berpuluh-puluh SDM untuk hal serupa. Pada era tersebut, belum terlihat suasana kompetisi yang sedemikian ketat. Jumlah perusahaan pun masih relatif sedikit. Kebanyakan dari perusahaan perusahaan besar secara tidak langsung “memonopoli pasar-pasar tertentu, karena belum ada pesaing yang berarti. Hampir semua perusahaan-perusahaan besar yang bergerak di bidang infrastruktur (listrik dan telekomunikasi) dan pertambangan pada saat itu membeli perangkat komputer untuk membantu kegiatan administrasinya sehari-hari. Keperluan organisasi yang paling banyak menyita waktu komputer pada saat itu adalah untuk administrasi back office, terutama yang berhubungan dengan akuntansi dan keuangan. Di pihak lain, kemampuan mainframe untuk melakukan perhitungan rumit juga dimanfaatkan perusahaan untuk membantu menyelesaikan problem-problem teknis operasional, seperti simulasi-simulasi perhitungan pada industri pertambangan dan manufaktur.

Pendapat : Sistem informasi membawa pengaruh besar dalam dunia Manajemen untuk kemajuan agar dunia manajemen dapat bersaing dengan yang lain dan dapat menggimbangi dalam semua bidang.

Sistem Informasi (teknologi)

Teknologi Informasi, Inovasi bagi Dunia Pendidikan
A. Dunia Pendidikan Konvensional Indonesia
Secara umum Dunia Pendidikan memang belum pernah benar-benar menjadi wacana yang publik di Indonesia, dalam arti dibicarakan secara luas oleh berbagai kalangan baik yang bersentuhan langsung maupun tidak langsung dengan urusan pendidikan. Namun demikian, bukan berarti bahwa permasalahan ini tidak pernah menjadi perhatian.
Upaya-upaya peningkatan kualitas mutu serta kuantitas yang membawa nama pendidikan telah dilakukan oleh pihak pemerintah, walau sampai saat ini kita belum melihat hasil dari usaha tersebut. Apabila kita melihat dari sudut pandang nasional atau alias yang umum-umum saja jadi marilah kita lihat apa yang dilakukan oleh pemerintah. Usaha yang dilakukan oleh pemerintah biasanya bersifat konstitusional demi mendapatkan lulusan dari sekolah yang kompetitif dan siap bersaing secara global, semisalkan dengan menetapkan angka batas minimal kelulusan UAN dengan nilai sebesar 4,00 dengan tidak digabung dengan poin pada ujian praktek ditambah lagi tanpa ujian praktek. Pada hal ini bukannya kita menemukan pemerintah berusaha untuk memperbaiki mutu pendidikan melainkan nampak sepertinya pemerintah hendak menjegal generasi kita.
Apabila kita amati dengan seksama, apa sebenarnya yang menjadi inti permasalahan pada dunia pendidikan, mungkin jauh lebih sulit dari menggantang asap. Berbagai hal dapat saja dipersalahkan sebagai pokok masalah yang menghambat kemajuan dunia pendidikan di Indonesia. Namun demikian, yang jelas-jelas dapat kita temukan sebagai suatu kecacatan ialah proses belajar mengajar konvensional yang mengandalkan tatap muka antara guru dan murid, dosen dengan mahasiswa, pelatih dengan peserta latihan, bagaimanapun merupakan sasaran empuk yang paling mudah menjadi sasaran bagi suara-suara kritis yang menghendaki peningkatan kualitas pada dunia pendidikan.
Ketidakefektifan adalah kata yang paling cocok untuk sistem ini, sebab seiring dengan perkembangan zaman, pertukaran informasi menjadi semakin cepat dan instan, namun institut yang masih menggunakan sistem tradisional ini mengajar (di jenjang sekolah tinggi kita anggap memberikan informasi) dengan sangat lambat dan tidak seiring dengan perkembangan IT. Sistem konvensional ini seharusnya sudah ditinggalkan sejak ditemukannya media komunikasi multimedia. Karena sifat Internet yang dapat dihubungi setiap saat, artinya siswa dapat memanfaatkan program-program pendidikan yang disediakan di jaringan Internet kapan saja sesuai dengan waktu luang mereka sehingga kendala ruang dan waktu yang mereka hadapi untuk mencari sumber belajar dapat teratasi. Dengan perkembangan pesat di bidang teknologi telekomunikasi, multimedia, dan informasi; mendengarkan ceramah, mencatat di atas kertas sudah tentu ketinggalan jaman.



B. Penggunaan IT Dalam Dunia Pendidikan
Arti IT bagi dunia pendidikan seharusnya berarti tersedianya saluran atau sarana yang dapat dipakai untuk menyiarkan program pendidikan. Namun hal Pemanfaatan IT ini di Indonesia baru memasuki tahap mempelajari berbagai kemungkinan pengembangan dan penerapan IT untuk pendidikan memasuki milenium ketiga ini.
Padahal penggunaan IT ini telah bukanlah suatu wacana yang asing di negeri Paman Sam Sana. Pemanfaatan IT dalam bidang pendidikan sudah merupakan kelaziman di Amerika Serikat pada dasawarsa yang telah lalu. Ini merupakan salah satu bukti utama ketertinggalan bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa di dunia.

Pendapat : pemanfaatan yg benar dalam system teknologi pendidikan sangat lah berperan penting untuk kemajuan dalam dunia pendidikan sekarang, dimana dunia sekarang sudah jauh lebih maju dari yang di bayangkan,maka dari itu pemanafaatan yang benar untuk dunia pendidikan sangat lah penting.

Warga Negara dan Negara

Warga Negara dan Negara
Suatu negara tentu tidak bisa kita pisahkan dengan warganegara. Ya...karena di dalam suatu negara tentu ada warganegara yang mendiaminya. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa negara adalah sama dengan warga negara. Akan percuma apabila suatu negara sudah memiliki sistem pemerintahan yang baik, fasilitas yang memadai, serta sumber daya alam yang melimpah namun apabila tidak ada yang menghuni, mengusahakan, serta menikmatinya. Menurut beberapa ahli arti negara adalah:
- Roger F. Soltau : Negara adalah alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama masyarakat.
- Georg Jellinek : Negara merupakan organisasi kekuasaan dari kelompok manusia yang telah berdiam di suatu wilayah tertentu.
- Prof. R. Djokosoetono : Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama.

Dari pengertian-pengertian yang telah diungkapkan oleh beberapa ahli di atas dapat disimpulkan bahwa negara dan warga negara atau masyarakat memang tidak bisa dipisahkan. Hal itu dikarenakan negara bisa terbentuk karena adanya warganegara. Dalam suatu negara, orang-orang yang di dalamnya dapat dibedakan menjadi:
-Penduduk
Penduduk adalah mereka yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu yang ditetapkan oleh peraturan negara yang bersangkutan, diperkenankan mempunyai tempat tinggal pokok (domisili) dalam wilayah negara itu. Penduduk dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
a. Penduduk warga negara atau warga negara adalah penduduk yang sepenuhnya dapat diatur oleh Pemerintah Negara tersebut dan mengakui Pemerintahnya sendiri.
b. penduduk bukan warga negara atau orang asing adalah penduduk yang bukan warga negara.

Hukum Negara dan Pemerintah
Hukum
Hukum adalah sistem yang terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan. dari bentuk penyalahgunaan kekuasaan dalam bidang politik, ekonomi dan masyarakat dalam berbagai cara dan bertindak, sebagai perantara utama dalam hubungan sosial antar masyarakat terhadap kriminalisasi dalam hukum pidana, hukum pidana yang berupayakan cara negara dapat menuntut pelaku dalam konstitusi hukum menyediakan kerangka kerja bagi penciptaan hukum, perlindungan hak asasi manusia dan memperluas kekuasaan politik serta cara perwakilan di mana mereka yang akan dipilih. Administratif hukum digunakan untuk meninjau kembali keputusan dari pemerintah, sementara hukum internasional mengatur persoalan antara berdaulat negara dalam kegiatan mulai dari perdagangan lingkungan peraturan atau tindakan militer. filsuf Aristotle menyatakan bahwa "Sebuah supremasi hukum akan jauh lebih baik dari pada dibandingkan dengan peraturan tirani yang merajalela."
Ciri – ciri dan Sifat Hukum
Ciri Hukum adalah :
- Adanya perintah atau larangan
- Perintah atau larangan itu harus dipatuhi setiap orang.
Agar tata tertib dalam masyarakat dapat dilaksanakan dan tetap terpeliharadengan baik, perlu ada peraturan yang mengatur dan memaksatata tertib itu untuk ditaatiyang disebut hukum, dan siapa yang melanggar baik sengaja maupun tidak, dpt dikenakan sanksi yang berupa hukuman.
Dengan demikian hukum mempunyai sifat memaksa. Sehingga hukum menjadi peraturan hidup yang dapat memaksa orang untuk menaati serta dapat memberikan sangsi tegas terhadap setiap orang yang tidak mau mematuhinya.
NEGARA
Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut.
Negara adalah pengorganisasian masyarakat yang mempunyai rakyat dalam suatu wilayah tersebut, dengan sejumlah orang yang menerima keberadaan organisasi ini. Syarat lain keberadaan negara adalah adanya suatu wilayah tertentu tempat negara itu berada. Hal lain adalah apa yang disebut sebagai kedaulatan, yakni bahwa negara diakui oleh warganya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas diri mereka pada wilayah tempat negara itu berada.
Negara mempunyai 2 tugas utama, yaitu :
1) Mengatur dan menertibkan gejala-gejala kekuasaan dalam masyarakat yang bertentangan satu sama lainnya.
2) Mengatur dan menyatukan kegiatan manusia dan golongan untuk menciptakan tujuan bersama yang disesuaikan dan diarahkan pada tujuan Negara.
PEMERINTAHAN
Pemerintahan merupakan salah satu unsur penting daripada negara. Tanpa Pemerintahan, maka negara tidak ada yang mengatur. Karena Pemerintahan merupakan roda negara, maka tidak akan mungkin ada sesuatu negara tanpa Pemerintah
Kesamaan Drajat - Pasal dan UUD 45 (kesamaan Hak)
Hak – Hak Asasi Manusia Menurut Pasal 28 (A – J) UUD’45
Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Kuasa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, Pemerintah dan setiap orang, demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.
Pelanggaran Hak Asasi Manusia adalah setiap perbuatan seseoarang atau kelompok orang termasuk aparat negara baik disengaja maupun tidak disengaja atau kelalaian yang secara melawan hukum mengurangi, menghalangi, membatasi dan atau mencabut Hak Asasi Manusia seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh Undang-undang, dan tidak mendapatkan atau dikhawatirkan tidak akan memperoleh penyelesaian hukum yang adil dan benar berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku (Pasal 1 angka 6 UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM).
Kesamaan Derajat
Cita-cita kesamaan derajat sejak dulu telah diidam-idamkan oleh manusia. Agama mengajarkan bahwa setiap manusia adalah sama. PBB juga mencita-citakan adanya kesamaan derajat. Terbukti dengan adanya universal Declaration of Human Right, yang lahir tahun 1948 menganggap bahwa manusia mempunyai hak yang dibawanya sejak lahir yang melekat pada dirinya. Beberapa hak itu dimiliki tanpa perbedaan atas dasar bangsa, ras, agama atau kelamin, karena itu bersifat asasi serta universal.
Indonesia, sebagai Negara yang lahir sebelum declaration of human right juga telah mencantumkan dalam paal-pasal UUD 1945 hak-hak azasi manusia. Pasal 2792) UUD 1945 menyatakan bahwa, tiap-tiap warganegara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Pasal 29(2) menyatakan bahwa Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu.
Elite dan Massa
Dalam masyarakat tertentu ada sebagian penduduk ikut terlibat dalam kepemimpinan, sebaliknya dalam masyarakat tertentu penduduk tidak diikut sertakan. Dalam pengertian umum elite menunjukkan sekelompok orang yang dalam masyarakat menempati kedudukan tinggi. Dalam arti lebih khusus lagi elite adalah sekelompok orang terkemuka di bidang-bidang tertentu dan khususnya golongan kecil yang memegang kekuasaan.
Dalam cara pemakaiannya yang lebih umum elite dimaksudkan : “ posisi di dalam masyarakat di puncak struktur struktur sosial yang terpenting, yaitu posisi tinggi di dalam ekonomi, pemerintahan, aparat kemiliteran, politik, agama, pengajaran, dan pekerjaan-pekerjaan dinas.” Tipe masyarakat dan sifat kebudayaan sangat menentukan watak elite. Dalam masyarakat industri watak elitnya berbeda sama sekali dengan elite di dalam masyarakat primitive.
Di dalam suatu pelapisan masyarakat tentu ada sekelompok kecil yang mempunyai posisi kunci atau mereka yang memiliki pengaruh yang besar dalam mengambil berbagai kehijaksanaan. Mereka itu mungkin para pejabat tugas, ulama, guru, petani kaya, pedagang kaya, pensiunan an lainnya lagi. Para pemuka pendapat (opinion leader) inilah pada umumnya memegang strategi kunci dan memiliki status tersendiri yang akhirnya merupakan elite masyarakatnya.
Ada dua kecenderungan untuk menetukan elite didalam masyarakat yaitu : perama menitik beratakan pada fungsi sosial dan yang kedua, pertimbangan-pertimbangan yang bersifat mral. Kedua kecenderungan ini melahirkan dua macam elite yaitu elite internal dan elite eksternal, elite internal menyangkut integrasi moral serta solidaritas sosial yang berhubungan dengan perasaan tertentu pada saat tertentu, sopan santun dan keadaan jiwa. Sedangkan elite eksternal adalah meliputi pencapaian tujuan dan adaptasi berhubungan dengan problem-problema yang memperlihatkan sifat yang keras masyarakat lain atau mas depan yang tak tentu.
Isilah massa dipergunakan untuk menunjukkan suatu pengelompokkan kolektif lain yang elementer dan spotnan, yang dalam beberapa hal menyerupai crowd,t etapi yang secara fundamental berbeda dengannyadalam hal-hal yang lain. Massa diwakili oleh orang-orang yang berperanserta dalam perilaku missal seperti mereka yang terbangkitkan minatnya oeleh beberap peristiwa nasional, mereka yang menyebar di berbagai tempat, mereka yang tertarik pada suatu peristiwa pembunuhan sebgai dibertakan dalam pers atau mereka yang berperanserta dalam suatu migrasi dalam arti luas. Ciri-ciri massa adalah :
1. Keanggotaannya berasal dari semua lapisan masyarakat atau strata sosial, meliputi orang-orang dari berbagai posisi kelas yang berbeda, dari jabatan kecakapan, tignkat kemakmuran atau kebudayaan yang berbeda-beda. Orang bisa mengenali mereka sebagai masa misalnya orang-orang yang sedang mengikuti peradilan tentang pembunuhan misalnya malalui pers
2. Massa merupakan kelompok yagn anonym, atau lebih tepat, tersusun dari individu-individu yang anonym
3. Sedikit interaksi atau bertukar pengalaman antar anggota-anggotanya.

Individu,Keluarga dan masyarakat

Individu, Keluarga dan Masyarakat
Manusia pada dasarnya adalah mahluk yang hidup dalam kelompok dan mempunyai organisme yang terbatas di banding jenis mahluk lain ciptaan Tuhan. Untuk mengatasi keterbatasan kemampuan organisasinya itu, menusia mengembangkan sistem-sistem dalam hidupnya melalui kemampuan akalnya seperti sistem mata pencaharian, sistem perlengkapan hidup dan lain-lain. Dalam kehidupannya sejak lahir manusia itu telah mengenal dan berhubungan dengan manusia lainnya. Seandainya manusia itu hidup sendiri, misalnya dalam sebuah ruangan tertutup tanpa berhubungan dengan manusia lainnya, maka jelas jiwanya akan terganggu.Naluri manusia untuk selalu hidup dan berhubungan dengan orang lain disebut “gregariousness” dan oleh karena itu manusia disebut mahluk sosial. Dengan adanya naluri ini, manusia mengembangkan pengetahuannya untuk mengatasi kehidupannya dan memberi makna kepada kehidupannya, sehingga timbul apa yang kita kenal sebagai kebudayaan yaitu sistem terintegrasi dari perilaku manusia dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Dengan demikian manusia dikenal sebagai mahluk yang berbudaya karena berfungsi sebagai pembentuk kebudayaan, sekaligus apat berperan karena didorong oleh hasrat atau keinginan yang ada dalam diri manusia yaitu :
1. menyatu dengan manusia lain yang berbeda disekelilingnya
2. menyatu dengan suasana dalam sekelilingnya
Kesemua itu dapat terlihat dari reaksi yang diberikan manusia terhadap alam yang kadang kejam dan ramah kepada mereka. Manusia itu pada hakekatnya adalah mahluk sosial, tidak dapat hidup menyendiri. Ia merupakan “Soon Politikon” , manusia itu merupakan mahluk yang hidup bergaul, berinteraksi. Perkembangan dari kondisi ini menimbulkan kesatuan-kesatuan manusia, kelompok-kelompok sosial yang berupa keluarga, dan masyarakat. Maka terjadilah suatu sistem yang dikenal sebagai sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial yang mengatur kehidupan mereka, memenuhi kebutuhan hidupnya.
Pertumbuhan individu
Manusia merupakan makhluk individu. Manusia itu disebut individu apabila pola tingkah lakunya bersifat spesifik dirinya dan bukan lagi mengikuti pola tingkah laku umum. Ini berarti bahwa individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan-peranan yang khas didalam lingkungan sosialnya, melainkan juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. Kepribadian suatu individu tidak sertamerta langsung terbentuk, akan tetapi melalui pertumbuhan sedikit demi sedikit dan melalui proses yang panjang.

Setiap individu pasti akan mengalami pembentukan karakter atau kepribadian. Dan hal itu membutuhkan proses yang sangat panjang dan banyak faktor yang mempengaruhinya terutama lingkungan keluarga. Hal ini disebabkan karena keluarga adalah kerabat yang paling dekat dan kita lebih banyak meluangkan waktu dengan keluarga. Setiap keluarga pasti menerapkan suatu aturan atau norma yang mana norma-norma tersebut pasti akan mempengaruhi dalam pertumbuhan individu. Bukan hanya dalam lingkup keluarga, tapi dalam lingkup masyarakat pun terdapat norma-norma yang harus di patuhi dan hal itu juga mempengaruhi pertumbuhan individu.
Dengan adanya naluri yang dimiliki suatu individu, dimana ketika dapat melihat lingkungan di sekitarnya maka secara tidak langsung maka individu akan menilai hal-hal di sekitarnya apakah hal itu benar atau tidak, dan ketika suatu individu berada di dalam masyarakat yang memiliki suatu norma-norma yang berlaku maka ketika norma tersebut di jalankan akan memberikan suatu pengaruh dalam kepribadian, misalnya suatu individu ada di lingkungan masyarakat yang disiplin yang menerapkan aturan-aturan yang tegas maka lama-kelamaan pasti akan mempengaruhi dalam kepribadian sehingga menjadi kepribadian yang disiplin, begitupun dalam lingkungan keluarga, semisal suatu individu berada di lingkup keluarga yang religius maka individu tersebut akan terbawa menjadi pribadi yang religius.

Fungsi Keluarga
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan. Peranan keluarga menggambarkan seperangkat perilaku antar pribadi, sifat, kegiatan yang berhubungan dengan pribadi dalam posisi dan situasi tertentu. Peranan pribadi dalam keluarga didasari oleh harapan dan pola perilaku dari keluarga, kelompok dan masyarakat Ada beberapa tipe keluarga yakni keluarga intiyang terdiri dari suami,istri, dan anak atau anak-anak, keluarga konjugal yang terdiri dari pasangan dewasa (ibu dan ayah) dan anak-anak mereka, dimana terdapat interaksi dengan kerabat dari salah satu atau dua pihak orang tua. [4]: Selain itu terdapat juga [keluarga]] luas yang ditarik atas dasar garis keturunan di atas keluarga aslinya.[5]Keluarga luas ini meliputi hubungan antara paman, bibi, keluarga kakek, dan keluarga nenek.
Fungsi Keluarga menurut Efeendi terdapat 5 fungsi untuk keluarga :
1. Fungsi biologis
yang dimana hal ini berarti untuk meneruskan keturunan,selai itu keluarga merupakan suatu wadah untuk menjaga dan merawat anak2
2. fungsi psikologis
disini merupakan tempat untuk memeberikan rasa kasih sayang ,memberikan perhatian dan memberikan identitas
3. fungsi sosialisasi Tugas keluarga dalam menjalankan fungsi ini adalah bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik
4. fungsi ekonomi tugas kepala keluarga dalam hal ini adalah mencari sumber-sumber kehidupan dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga yang lain, kepala keluarga bekerja untuk mencari penghasilan, mengatur penghasilan itu, sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi rkebutuhan-kebutuhan keluarga.
5.fungsi pendidikan Dalam hal ini tugas keluarga adalah mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak bila kelak dewasa.


Pemuda dan identitas (pemuda generasi bangsa)
Pemuda merupakan sekolompok orang yang mempunyai semangat dan sedang dalam tahap pencarian jati diri. Pemuda juga merupakan generasi penerus bangsa. Beberapa orang mengatakan, pemuda tidak dilihat dari usianya melaikan dari semangatnya. Maju mundurnya suatu bangsa tidak lepas dari peranan para pemuda.
Sedangkan identitas atau jati diri merupakan sikap atau sifat yang ada dalam diri seseorang. Pada saat usia masih mudalah biasanya orang mulai melakukan pencarian jati diri atau mengenali identitas dirinya.
Dalam tahap pencarian identitas inilah terkadang masih menemukan kendala. Apalagi dizaman yang serba bebas sekarang ini. Pergaulan merupakan faktor utama yang mempengaruhi terbentuknya jatidiri pemuda. Hal itu dapat dibuktikan dengan melihat media masa, tidak dapat kita pungkiri lagi bahwa cukup banyak tindak kriminal yang yang diberitakan oleh media masa itu, pelakunya adalah para pemuda. Mulai dari tawuran antar pelajar, perkelahian antar geng, narokoba, dan tindakan asusila lain. Dari contoh tersebut dapat dikatakan bahwa moral pemuda zaman sekarang sudah menurun dibanding pemuda generasi sebelumnya. Pemuda mulai kehilangan jati dirinya karena mereka cenderung ikut-ikutan ke dalam pergaulan yang bebas yang sedang ”in” saat ini.
Sangat disayangkan apabila kita melihat pengambaran mengenai pemuda seperti diatas. Karena pemuda mempunyai semangat untuk melakukan perubahan yang sangat berpengaruh dalam meneruskan perjuangan bangsa dan agama. Ada beberapa solusi agar pemuda tidak kehilangan jatidirinya, yaitu sangat dibutuhkan peran orang tua dalam mendidik anak-anaknya agar bisa menjadi pemuda yang berguna. Selain itu, pendidikan agama dan akhlak yang mulia juga harus ditanamkan kepada para pemuda agar tidak mudah terpengaruh kedalam tindakan kemaksiatan.
Oleh karena itu Kita sebagai pemuda-pemudi harapoan bangsa jangan sampai kehilangan identitas kita. Matrilah kita mulai perubahan dari diri kita sendiri agar kita dapat memajukan bangsa ini dan dan kita dapat menjadi pemuda yang bermanfaat bagi agama dan bangsa.

Perguruan dan Pendidikan
Jika berbicara tentang pendidikan dan perguruan. Akhir-akhir ini dunia pendidikan dan perguruan bisa dibilang mengalami kemunduran, banyak faktor penyebab dari semua itu. Mulai dari sikap para pendidik yang bisa dibilang terkadang tidak jujur dan terlalu santai dalam mengajar atau dari pada muridnya sendiri yang memang malas. . .
(hahaha.. saya termasuk malas gak yaaa???)
Kalau kita bertanya salah siapa kah itu?siapa yang harus bertanggung jawab?
Untuk menjawab hal itu kita harus menguraikan dari awal, perguruan dan pendidikan bukan hanya di sekolah melainkan di rumah dan lingkungan sekitar juga. Mengapa demikian?
Memang benar sekolah merupakan wadah pendidikan dan perguruan, akan tetapi jangan salah di rumah pun juga merupakan tempat dimana kita bisa memperoleh pendidikan dan perguruan.
Untuk itu haruslah ada kerjasama yang baik antara orang tua dan para guru yang ada disekolah, orang tua juga harus bisa menanamkan pendidikan moral dari mulai anak itu lahir dan hingga dewasa. Di sekolah para guru juga harus bisa mengontrol para murid untuk melakukan tugas-tugas sebagai murid. Karena itulah guru sering di sebut orang tua kedua.
Dunia pendidikan dan perguruan merupakan dunia yang sangat dibutuhkan oleh setiap orang sayangnya banyak orang yang tidak mampu untuk mengenyam bangku pendidikan. Siapa yang salah? Pertanyaan itu kembali muncul.
Tidak ada yang salah melainkan kurang perhatiannya pemerintah akan rakyat kecil di luar sana. Padahal tanpa disadari banyak anak-anak yang pintar di luar sana yang tidak bisa menyalurkan kepintaran mereka dikarenakan tidak adanya biaya. Kebanyakan para petinggi-petinggi negara terutama di Negara kita hanya memikirkan dirinya sendiri. Mereka tidak pernah memerhatikan masalah pendidikan di negeri ini. Banyak dari mereka yang menggunakan uang negara hanya untuk kepentingan sendiri, bukankah lebih baik mereka menggunakan uang itu untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negeri tercinta kita ini. Kita bisa ambil contoh yaitu disaat banyak bangunan sekolahan yang rusak tetapi mereka enak-enakan duduk sambil bersantai di bawah bangunan yang mewah. Di saat banyak para generasi muda yang putus sekolah bahkan sampai ada yang tidak sekolah karena tidak mempunyai uang untuk membiayai pendidikannya tetapi mereka hanya menghambur-hamburkan uang negara.
Apakah itu yang dinamakan pemimpin yang bertanggung jawab??
pasti tidak kan, mau jadi apa suatu negara apalagi generasi muda jika pemimpin-pemimpinnya saja begitu. Bukankan lebih baik jika mereka menggunakan uang yang dianggarkan untuk pendidikan dengan semestinya, seperti untuk memperbaiki bangunan yang rusak atau bahkan membuat yang baru, menolong anak-anak yang putus sekolah dan anak-anak yangkurang mampu dengan jalur beasiswa, meningkatkan kualitas pengajar, dan lain-lain.
Memang di beberapa daerah sekolah sudah mulai gratis. Kita ambil saja contohnya Jakarta. Sekarang tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Perguruan (SMP) sudah gratis. Tapi apakah hal itu merupakan yang terbaik buat pendidikan di masa depan. Karena dari yang saya perhatikan dengan sekolah gratis ini malah membuat para siswa malas, mereka berfikir "sekolah gratis ini, jadi ngapain belajar sungguh-sungguh, santai aja kali". Apakah kalian berfikir begitu...??
Tapi hal itu tergantung kepada pemikiran individu masing-masing. Di sinilah peran orang tua yang sesungguhnya. Bagaimana orang mulai menanamkan sifat akan pentingnya pendidikan. Selain itu pergaulan dan lingkungan sekitar juga sangat berperan dalam membuat kepribadian seseorang agar dapat berfikir bahwa pendiikan merupakan hal yang sangat penting di masa depan kelak.

NAMA : MUHAMAD IQBAL GUSTIANDI
NPM : 14110586
KELAS :1KA31
MATA KULIAH : SOFKILL
DOSEN : ASRI WULAN

Kamis, 25 November 2010

bencana-bencana yang ada di indonesia

Angin Puting Beliung Melanda Jogja
Akibat dihempas angin kencang mirip angin puting beliung, sejumlah pepohonan di berbagai ruas Jalan Kota Yogyakarta, tumbang. Tidak hanya itu, listrik di berbagai perkampungan mati, karena kawat listrik yang melintas di daerah itu putus tertimpa pohon tumbang. hal ini menimbulkan kepanikan warga. Berdasarkan pantauan, Sabtu (25/9) hembusan angin kencang terjadi sekitar Pukul 14,30 WIB. Semula udara Yogyakarta cukup panas, namun tiba-tiba datang awan gelap yang dibarengi dengan angin cukup kencang seperti angin puting beliung.
Selain itu, tumbangnya beberapa pohon juga membuat berbagai ruas jalan macet karena tertutup pohon tumbang. Seperti yang terjadi di Jalan Kusumanegara pohon ringin di depan Kantor Dinas Perdagangan, di Jalan Gambiran, Pangeran Mangkubumi, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Nyai Achmad Dahlan, Alun-alun Utara.
Sejumlah traffic light tidak berfungsi sehingga nyaris hampir semua jalan-jalan di Yogyakarta macet karena lampu merah mati. Akibatnya banyak pengemudi kendaraan memilih berhenti, sambil angin kencang tersebut mereda.
Bahkan, banyak papan nama iklan yang terpampang di berbagai ruas jalan kota seperti di Jalan Brigjen Katamso, Jalan Kolonel Sugiyono, Jalan Solo, hancur tersapu angin kencang.
Angin kencang tersebut, juga memporakporandakan atap-atap rumah yang ada di perkampungan. Seperti yang terjadi Kampung Tahunan, Gondomana, Notoprajan, Umbulharjo, dan lainnya. Rata-rata atau rumah mereka hancur, diterjang angin ribut. angin yang meluluhlantahkan Yogyakarta itu, membuat warga panik yang kemudian lari keluar rumah menuju lapangan dan jalan-jalan besar untuk menghindar dari reruntuhan.

Pendapat saya : Apabila terjadi bencana angin puting beliung sebaiknya jauhi dari rumah dan pepohonan.


NAMA : M IQBAL GUSTIANDI
NPM : 14110586
DOSEN : ASRI WULAN
MATA KULIAH : SOFKILL

bencana-bencana yang ada di indonesia

GEMPA Sumatera Barat
Sumbar-Sumatera Barat diguncang gempa. Gempa sumbar ini berkekuatan 7,6 SR. Gempa terjadi pada rabu 30 September 2009 pukul 17.16, menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Gempa berlokasi di 22 Km Barat Daya Pariaman, Sumatra Barat atau 0.72LS-99.94 BT.
Kerusakan akibat gempa 7,6 Skala Richter (SR) di Sumatera Barat (Sumbar) diperkirakan lebih hebat dibanding gempa Tasikmalaya beberapa waktu lalu. Banyak rumah di Padang hancur, termasuk rumah sakit. Beberapa rumah juga terbakar, termasuk Pasar Raya.Selain itu akibat Gempa 7,6 SR di Sumbar juga mengakibatkan kerusakan sejumlah fasilitas publik seperti Bandara Internasional Minangkabau. Atap Bandara di Kota Padang itu dilaporkan rusak.
Daerah yang mengalami kerusakan parah adalah Padang pariaman, sampai saat ini dikabarkan bahwa hampir semua rumah hancur akibat gempa terebut. Begitu juga banyak warga padang pariaman ikut meninggal dunia.
Gempa berkekuatan 7,6 SR yang berpusat di Padang Pariaman, Sumatera Barat juga terasa di Pekanbaru. Wakil Gubernur Riau Mambang Pit dan sejumlah PNS di Kantor Gubernur Riau, Jl Sudirman, pun berlarian ke luar gedung.Begitu juga di Sumatera Utara, akan tetapi pada dua daerah tersebut belum ada kabar keusakan yang ditimbulkan.
Berita terkahir saat ini bandara Internasional Minangkabau telah Dibuka Kembali, jalur suplai bbm akan dialihkan oleh pertamina unutk mengatasi kelangkaan BBM di daerah naas tersebut. Sampai saat ini kabar korban meninggal dunia telah mencapai 75 orang.
Menyikapi pristiwa ini pemerintah telah menyiapkan anggaran tak terbatas, dan telah mengutus 6 menteri meninjau lokasi kejadian untuk mengetahui hal-hal apa yang dibutuhkan secepat mungkin. Untuk tahap awal pemerintah mengucurkan dana sebesar 100 milyar rupiah.
Pemuda Indonesia baru turut berduka cita dan prihatin atas terjadinya gempa tersebut. Semoga Korban dikuatkan atas cobaan ini.
Pendapat saya : Bencana Gempa memang tidak bisa di ketahui.apabila sudah terjadi guncangan2 secepatnya berlari keluar gedung atau rumah dan menuju ke lapangan terdekat.dan apabila terjebak dalam ruangan berlindunglah di bawah meja.


NAMA : M IQBAL GUSTIANDI
NPM : 14110586
DOSEN : ASRI WULAN
MATA KULIAH : SOFKILL

bencana-bencana yang ada di indonesia

BENCANA TSUNAMI
Jumlah korban tsunami akibat gempa 7,2 skala richter yang melanda Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, hingga tadi malam mencapai 112 orang tewas dan 502 dinyatakan hilang. Banyaknya korban tersebut, disebabkan tsunami terjadi di waktu malam saat warga sedang tertidur.
Sehingga kurang tanggap menghadapi kondisi darurat, meski didahului gempa berkekuatan 7,2 skala richter (SR) pada Senin (25/10) pukul 21.40 WIB. Sekitar 20 menit kemudian, tsunami dengan ketinggian 4-6 meter menggulung warga yang umumnya tinggal di pesisir pantai. Sedangkan BPBD Pagai Utara Selatan mencatat, sebanyak 81 orang tewas, 108 orang hilang, serta terdapat 119 rumah rusak berat (termasuk empat unit sekolah).Upaya pencarian dan penyelamatan sejauh ini baru dilakukan oleh tim SAR dan perangkat desa setempat dibantu warga.
Korban tewas akibat tsunami di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) terus bertambah. Namun, sampai pagi lalu, Rabu 27 Oktober 2010, semua korban belum bisa dievakuasi. Petugas Posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana, BNBP, di Jakarta, Wahyu mengatakan pada pukul 00.05 WIB Rabu (27/10) akan dikirim 500 lembar tenda gulung, 50 unit tenda keluarga, 500 lembar tikar dan selimut dengan pesawat Hercules. Selain itu makanan dan lauk-pauk, obatan-obatan serta ratusan kantung mayat juga dipersiapkan untuk dikirim.
Tsunami terjadi tidak sampai lima menit setelah gempa bumi yang terjadi sekitar pukul 21.42 WIB hari Senin. Sampai saat ini Kepulauan Mentawai tidak memiliki sistem peringatan tsunami elektronik.
Pendapat saya : tsunami di mentawai ini memang tidak bisa di perkirakan karena pemerintah tidak cukup canggih untuk dapat mendektesi tsunami tersebut oleh karena itu di setiap terjadi tsunami pasti mengakibatkan korban meninggal yang lebih banyak dari yang selamat.

NAMA : M IQBAL GUSTIANDI
NPM : 14110586
DOSEN : ASRI WULAN
MATA KULIAH : SOFKILL

bencana-bencana yang ada di indonesia

BENCANA ALAM GUNUNG MELETUS DI YOGYAKATA DAN SEKITARNYA
korban meninggal dunia akibat bencana erupsi Gunung Merapi di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah menurut laporan terakhir 116 orang.
"Korban meninggal dunia sebanyak itu berasal dari satu kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan tiga kabupaten di Jawa Tengah (Jateng)," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif di Yogyakarta, Sabtu.
Syamsul Maarif melaporkan hal itu usai rapat kabinet terbatas tentang tanggap darurat bencana Merapi yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Kepresidenan Gedung Agung Yogyakarta.
Menurut dia, satu kabupaten di DIY adalah Sleman dengan korban meninggal dunia sebanyak 104 orang, sedangkan tiga kabupaten di Jateng yaitu Magelang, Boyolali, dan Klaten masing-masing tujuh, tiga, dan dua orang.
"Selain korban meninggal dunia, juga ada korban luka-luka yang berjumlah 218 orang. Di Sleman ada 147 orang, Klaten 57 orang, dan Magelang 14 orang, sedangkan di Boyolali belum ada laporan korban luka-luka akibat erupsi Merapi," katanya.
Ia mengatakan, pengungsi korban bencana erupsi Merapi mencapai 198.000 orang, meliputi Sleman sebanyak 56.000 orang, Kabupaten Magelang (62.000), Kota Magelang (2.000), Klaten (40.000), dan Boyolali (30.000).
"Tempat pengungsian selama ini selalu berubah karena menyesuaikan situasi dan kondisi yang ada. Penempatan pengungsi di Stadion Maguwoharjo Sleman cukup memadai, karena bisa menampung sekitar 30.000 orang, dan mereka dapat terpenuhi kebutuhannya secara layak," katanya.
Menurut dia, langkah yang akan diambil BNPB dalam waktu dekat adalah memenuhi kebutuhan air bersih, mandi, cuci, dan kakus (MCK), tikar, selimut, dan tenda.
"Para pengungsi ketika mengungsi ke radius 20 kilometer dari puncak Merapi meninggalkan barang seperti tikar, selimut, dan tenda, sehingga di tempat pengungsian yang baru kebutuhan itu harus dipenuhi," katanya.
Ia mengatakan, masyarakat diminta tetap berada di lokasi pengungsian karena status Merapi masih awas. Anggota TNI dan Polri akan tetap melakukan patroli seperti biasa di titik-titik rawan untuk mencegah pengungsi kembali ke rumah.
"Kami juga akan membangun sistem informasi terpusat yang dibantu relawan Forum Risiko Bencana (FRB) sebanyak 380 orang untuk memudahkan arus informasi,
Pendapat Saya : Seharusnya penduduk dan masyarakat sekitar menggikuti perintah pemerintah setempat untuk menggungsi lebih dari jauh2 hari tetapi penduduk dan masyarakat sekitar merapi tidak cepat untuk menggikuti perintah pemerintah seandainya mengikuti anjuran pemerintah maka tidak akan terjadi jatuh korban lebih banyak sepeti ini.

bencana-bencana yang ada di indonesia

Banjir Bandang Pamona Timur Sulteng Akibat Hujan Deras Dan Penebangan Hutan Bencana Alam Terbaru.
POSO - Tidak kurang 250 kepala keluarga di 4 dusun di wilayah Pamona Timur, Pamona, Sulawesi Tengah terpaksa mengungsi ke dataran tinggi setempat, setelah banjir bandang menghantam wilayah itu sejak Sabtu (30/10) sekitar pukul 20.00 WITA. Lihat.
Saat ini, sebagian warga ditampung di dua gereja setempat yang kebetulan berada di atas bukit di sisi timur wilayah tersebut.
Saat ini, setelah sejumlah warga sempat membersihkan rumah mereka yang terendam, hujan deras kembali mengguyur wilayah tersebut. Warga kembali memilih menyelamatkan diri ke tempat yang lebih tinggi.
"Ini sementara kami harus naik lagi ke gunung. Kami takut ada banjir lagi sebentar malam," kata Eli.
Frangki, warga setempat mengatakan kemungkinan hutannya yang selalu dirambah membuat wilayah setempat mudah diterjang banjir.
Lokasi banjir berjarak tidak lebih dari 100 kilometer dari Kota Poso, Sulawesi Tengah.
Pendapat saya : Banjir bandang ini datang juga karena akibat dari penduduk setempat yang melakukan penebangan hutan yang berlebihan, tidak ada lagi penyerap dan penahan ketika hujan datang.



NAMA : MUHAMAD IQBAL GUSTIANDI
NPM :14110586
MATA KULIAH : SOFKILL